Selasa, 28 Juni 2011

MASALAH - DON'T GIVE UP

Akhir-akhir ini sudah jarang menulis di blog, merasa bersalah sih sebenarnya... Tapi memang keadaan yang belum memungkinkan. Maaf banget..

Ujian di kampus sudah dua minggu ini dilewati. Rasanya sedikit lebih plong. Tapi tetap saja ada yang menyesak. Masalah silih datang berganti, belum selesai yang satu, lha yang satu lagi datang. Semua datang bertubi-tubi.

Dan akhir nya memaksaku untuk kembali merasakan sakit yang selalu ku hindari. Sesak yang mengganggu di hati dan kepala yang serasa mau pecah.

Tidak ada tempat untuk bercerita. Bahkan bercerita pada laptop sendiri pun rasanya aku tidak sanggup, karena yang bisa membuatku lega saat ini adalah bercerita pada seseorang. Yang dapat mendengarkanku dan memberi masukan.

Tapi aku tidak menemukan orang tersebut. dan akhirnya aku meilih untuk memendamnya sendiri. Tapi ternyata keputusan ku salah. Aku malah merasa lelah sendiri. Terpuruk dalam dan mencoba bangkit berjuang sendiri.

Dan Alhamdulillah ternyata masih banyak yang sayang padaku. Mereka bersedia mengulurkan tangannya untuk membantuku berdiri.

Mama, terima kasih karena selama ini selalu menjadi penyemangatku. Selalu bersedia mendengarkan keluh kesah anakmu ini. Selalu ada di saat-saat yang paling aku butuhkan. Selalu bisa membangkitkan semangat yang kadang mulai redup. Selalu menjadi motivasi terbesarku. Dan selalu memberikan doa untukku. Terima kasih banyak mama... Love U so much... ^^

Papa, yang walaupun jarang mengatakan padaku bahwa betapa sayangnya ia padaku, tapi aku tau sayangnya padaku berlimpah ruah. Doa nya padaku tak pernah putus. Dan beliau adalah motivasi terbesarku untuk maju, sama seperti mama. Terima kasih papa.. Love U so much.. ^^

Abang-abangku, yang selalu memberikan dukungan dan semangatnya padaku. Don't Give up. Yuo can do it. Right brother, I can do it. Thank you so much. Luv u.. ^^

Nia, terima kasih untuk semua semangat yang kamu berikan buat aku.. sahabat yang aku rasa bisa mengerti aku saat ini. Maaf aku sering membuatmu terpaksa mendengarkan cerita-cerita ku yang mungkin kamu sendiri punya masalah lain. Tapi kamu tetap bersedia mendengarkan keluhanku. Terima kasih banyak... ^^

Kak Ayu, orang yang akhir-akhir ini melihatku muram dan mulai mengulurkan tangan untuk mengembalikan senyumku itu. Terima Kasih kakak, untuk semua nasehatmu dan masukanmu. ^^

Bang Edo, terima kasih telah menyadarkanku dengan berkata "hidup itu tidak lepas dari masalah dek.. selama kita hidup kita akan tetap menghadapi berbagai masalah. Tapi tidak ada masalah yang tidak dapat kita selesaikan. Berbagilah...". Terima kasih banyak bang... ^^

Koko, yang walau pun saat ini sedang sibuk dan mungkin tidak tau maslah apa yang aku hadapi, tapi mengingat kata-kata nya yang "We should not stoping living because our heart is torn apart. Langit juga, mau badai gimana pun, besoknya pasti terang lagi". Kata-kata itu sangat mengingatkanku, bahwa masalah itu tidak akan menghentikan kita untuk hiduup lebih baik. terima kasih ko... ^^

Dan Terima kasih banyak kepada orang-orang yangs selama ini membantu untuk menguatkan saya. Terima kasih juga kepada orang-orang selama ini mengenalkan saya pada semangat jangan menyerah, dan semangat menghadapi masalah. Terima kasih tak terkira kepada Allah yang memberikan saya ujian berupa masalah-masalah yang saya jadikan cobaan untuk tetap bertahan dan menjadi KUAT. Thank you Allah.. ^^

Hidup memang tidak pernah berhenti tanpa adanya masalah, tinggal bagaimana cara kita menghadapinya dan menjadikan nya sebagai proses pendewasaan diri. karena dari mendapatkan masalah lah kita belajar arti dari kehidupan.

semoga kedepannya saya bisa menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Dan mampu menyikapi diri dalam menghadapi maslah. amin... ^_^

Minggu, 22 Mei 2011

begitukah?

apa benar selalu begitu? selalu mereka yang harus benar dan harus di ikuti. begitukah?? lalu apa guna kami ada? kalau hanya jadi pigura yang menuruti kemauan mereka.

apa benar hanya kami yang harus tunduk? selalu mereka yang memberi perintah. selalu mereka yang keinginan nya harus dipenuhi. lalu kami? harus diam menurut?

begitukah seharusnya?
apa benar harus begitu?

tidakkah ada ruang bagi kami untuk melakukan keinginan kami sendiri?
tidak adakah peluang bagi kami untuk memerintah, atau bahkan hanya mau keinginannya di turuti?
tidak adakah bagi kami sedikit kebebasan untuk menyuruh mereka? atau mendapatkan mereka melakukan sesuatu yang kami ingin mereka lakukan.

tidak??
benarkah tidak bisa??
begitukah??

ternyata memang.
memang mereka EGOIS!

BERBEDA

Sudah beberapa hari ini aku dan teman ku mencari sebuah tempat yang lebih tinggi dari tempat yang biasa kami lalui, hanya untuk mendapatkan moment bagus saat sore berganti dengan petang dan petang menjadi malam dengan kehadiran sunset.

Sudah berapa petang yang kami lewati dengan hasil yang kurang memuaskan. Selalu ada saja halangan untuk datang lebih awal dan melihat terjadinya sunset disaat yang tepat bagiku, yaitu saat lazuardy mengembang di cakrawala. Moment-moment melihat sunset seperti itu sangat aku rindukan. Sudah lama rasanya tidak melihat sunset dari bibir pantai ataupun dari tempat yang lebih tinggi. Dan aku sangat berterima kasih pada temanku ini, yang ingin memenuhi janjinya padaku untuk menemani melihat sunset.



Akhirnya aku memilih daerah di sekitar salah satu perguruan tinggi di Padang yang kebetulan letaknya didataran yang lebih tinggi sebagai tempat untuk melihat sunset kali ini. Alasannya, bukan hanya karna aku ingin menikmati sunset dalam keadaan berbeda dari biasanya saat aku menikmati sunset di pantai, tapi kali ini aku memilih tempat itu karna ada seseorang disana yang sudah lama tidak ku temui dan rasanya rindu sekali ingin bertemu.

Mungkin dia menjadi salah satu alasan ku memilih tempat itu. Karena dia berada disana. Tapi sayangnya, sudah berapa kali aku kesana dengan niat ingin menikmati sunset dan bertemu dengannya, selalu tidak bisa mendapat timing yang tepat, dan aku pun tidak bias memberitahu kehadiranku disana kepadanya(entah kenapa). Pernah satu kali aku katakan bahwa aku berada di tempat biasanya ia ada. Tapi, aku tidak mengatakan bahwa aku ingin menemuinya. Entahlah, rasanya ada sesuatu didalam hati ini yang menolak keinginanku untuk memberitahunya tentang rasa rindu itu.

Keinginanku untuk melihat sunset kali ini adalah keinginan yang harus terpenuhi. Rasanya aku rindu sekali dengan sinar lazuardy yang indah saat sunset berlangsung. Entah kenapa. Biasanya hal-hal yang aku inginkan saat sedang menghadapi banyak tekanan dan rentetan masalah adalah laut dan pantai. Disana lah aku biasanya merasa tenang dan melepaskan segala beban selain mengadu kepada-Nya. Dan juga hal lain yang aku lakukan jika dalam situasi seperti ini adalah pergi jalan-jalan, kemanapun kaki ini ingin melangkah.yang penting beban ini rasanya terangkat. Tapi kali ini berbeda. Aku ingin melepas semua ini dengan melihat Sunset dari tempat yang lebih tinggi.

Sama seperti keinginan ku untuk bertemu dengannya. Tidak seperti biasanya, jika aku rindu aku akan langsung mengatakan padanya bahwa aku merindukannya. Tapi kali ini, aku seperti tidak ingin dia tahu. Dan kali ini pun aku merasa dia berbeda dihati ini. Rasanya seperti aku mempunyai seseorang yang special dan itu tidak terikat. Seperti mempunyai seorang kakak laki-laki lagi. Sepertinya sayang ku tidak pernah hilang padanya, walau mungkin kini dalam kadar yang berbeda. Yang aku tahu aku senang kala ia ingin berbagi cerita denganku, aku senang ketika mendengar kabar darinya. Tapi rasa itu tidak seperti dulu. Ini berbeda. Ya, aku tahu ini sangat berbeda. Entah dengan apa aku mengukur kadar berbedanya, tapi yang jelas aku sangat tahu kalau rasa ini berbeda.

Sama seperti berbedanya keinginan ku untuk melepas segala beban dengan cara melihat sunset kali ini. Dan memang manusia itu berubah-ubah. Kadang menginginkan hal-hal yang berbeda dan merasakan hal-hal dengan cara yang berbeda pula. Tapi, bagaimanapun hidup itu berubah-ubah dan berbeda tetap akan ada hal-hal yang mengingatkan kita pada masa lalu yang memberikan kita suntikan semangat untuk tetap melanjukan hidup dengan pengalaman dan pelajaran dimasa lalu.

Kamis, 05 Mei 2011

Buram

Pelangi yang di sisakan hujan itu menyapaku
Menawarkan warna warni yang terang
Dengan keceriaan yang menggoda

Lalu tak sampai sedetik,
bagai sebuah kedipan mata
semua pelangi itu hilang.

yang ada hanya sekelebat senyum palsu
yang ia tawarkan.
Seakan menjanjikan indah yang tersamarkan
Dan mencoba menggapai aku yang tersudut di mimpi buram.




beberapa minggu yang lalu, ada sesuatu dalam diri saya yang meminta untuk di tuliskan. seakan hasrat itu datang menggebu-gebu meminta untuk saya nmenuliskan nya dalam sehelai kertas dan merangkainya. tapi setelah jadi, sebenarnya ada beberapa kata yang kurang pas menurut saya, tapi keinginan untuk merubahnya lenyap ketika keinginan untuk melakukan hal yang lain tiba-tiba datang menyergap saya. dan akhirnya inilah yang berhasil saya tulis. :)

Minggu, 01 Mei 2011

pasti berlalu

Ternyata aku benar-benar tidak bisa menyentuh hatinya.

Kecewa. Memang aku kecewa. Dengan penantian dan rasa yang terus tersimpan dalam hati tanpa pernah mengatakannya, ternyata semua memang menyesakkan. Dan pada akhirnya semua yang tersimpan itu hancur berantakan.

Ruang dihati ini telah berantakan. Lebur dengan perasaaan kecewa. Yah, aku tau mungkin memang aku yang terlalu berlebihan menghadapinya. Tapi tetap tidak bisa aku pungkiri, perasaan ini sakit.

Memang aku tidak pernah mengatakan padanya berapa besar harap ku bisa dengannya. Tadinya aku berpikir ia mungkin telah mengetahui perasaanku. Dan memang mungkin aku yang bertepuk sebelah tangan.

Ya sudahlah, toh semua sudah terjadi. Aku tidak bisa merubah kenyataan dan mungkin memang ini yang terbaik. Aku juga pernah melakukan kesalahan mungkin inilah efeknya. Terima saja.

Mungkin untuk saat ini memang sulit mengetahui kenyataan ini dan sulit untuk menerimanya. Tapi aku yakin aku bisa bertahan dan membuka lembar baru di hati ini.

Ya, aku yakin pasti bisa. Toh saat luka yang lama itu aku bisa mengobatinya sendiri, walaupun butuh waktru yang lama. Tapi aku bisa melewatinya dan sekarang pun pasti bisa. Sulit memang tapi semua pasti berlalu.

Jumat, 29 April 2011

maaf..maaf...

Waduh, waduh... sudah hampir akhir bulan saya baru sempat mengunjungi blog ini... huhuhu, maaf ya... maaf y blog ku sayang... :) maaf ya teman-teman semua... Tapi saya berusaha untuk memenuhi janji saya untuk tetap ada update tulisan di blog meski sebulan sekali.

Ternyata kegiatan masih tetap saja banyak, dan akhir-akhir ini kondisi kesehatan saya pun mulai terganggu. Daya tahan tubuh mulai berkurang dan akhirnya sempat jatuh sakit beberapa hari. Niat saya yang ingin menyibukkan diri dikampus dengan mengikuti banyak kegiatan untuk melarikan diri dari pikiran-pikiran terhadap masalah-masalah yang ada, ternyata cukup berhasil. Setidaknya ada yang mengalihkan pikiran saya dari semua itu. Tapi masalahnya sekarang ini saya kurang bisa mengatur waktu untuk semua kegiatan itu. Ingin sekali rasanya mengatur ulang semua jadwal, tapi gak mungkin. jalan terbaiknya mungkin mengatur jadwal yang telah ada. mudah-mudah saya bisa.

saking susahnya cari waktu untuk update blog dan membuka blog ini, saya selalu mencuri-curi kesempatan untuk sekedar membukanya. Bahkan saya pernah berkata pada seorang senior -kak Delo- untuk memfollow blog nya, tapi lewat dari dua minggu. maaf ya kak... Sekarang baru bisa buka blog.

karena numpang ngenet gratis sambil ngejain tugas, waktu yang di punya pun terbatas. jadi, sudah waktunya pulang. mudah-mudahan bulan depan bisa update lebih dari satu,. hehehehe amin..
see you again..

Kamis, 24 Maret 2011

wah wah..

wah wah wah...
sudah lama saya tidak membuka blog ini, rasanya rindu sekali..
kegiatan dan tugas-tugas dikampus lebih banyak menyita waktu saya akhir-akhir ini. belum lagi semua masalah yang berkecamuk disekitar saya. membuat saya melupakan blog ini untuk sejenak. tapi, tetap saja saya merasa ada ynag hilang.

dan saat saya kembali membuka blog ternyata sudah banyak postingan terbaru dari teman-teman.. rasanya malu sekali, mereka yang juga punya banyak kegiatan tapi masih sempat untuk meluangkan waktu menulis di bolg. nah, saya yang punya kegiatan tidak seberapa, malah malas nulis. ckckckc
emnag dasar pemalas. hehehe :)

tapi kini saya mulai berjanji pada diri sendiri, setidaknya sebulan sekali saya harus menerbitkan satu postingan di blog ini. semoga saja bisa terlaksana... ^_^

Nah, mumpung udah punya kesempatan nulis saat ini maka saya ingin bercerita sedikit saat saya pergi ke pantai bersama teman-teman saya.
saya merasa sangat senang sekali saat tau akan pergi ke pantai karena sudah cukup lama juga saya tidak bermain-main ke pantai, melihat laut yang luas. saat sampai saya langsung ingin menyendiri merasakan angin laut yang menerpa wajah saya, mendengar debur ombak yang menampar bebatuan yang ada di bibir pantai, bercerita pada laut tentang semua hal yang terjadi berharap laut dapat membawa pergi semua masalah saya saat itu. rasanya menyenangkan sekali. membuat damai.
dan saat saya memejamkan mata untuk lebih merasakan lembut angin laut yang menerpa wajah serta deburan suara ombak, entah mengapa tiba-tiba saja airmata saya menetes dengan sendirinya tanpa saya sadari. saya sengaja membiarkannya, mungkin dengan begini semua masalah yang tengah saya hadapi akan ikut pergi bersama airmata ini. setelah itu saya akan merasa lega. dan benar saja, rasanya begitu plong setelah bercerita dengan laut. :)
ingin sekali pergi lagi kesana.... tapi sekarang bukan waktu yang memungkinkan. mungkin lain waktu. :) semoga saja ada kesempatan lagi.

ups, waktu untuk masuk perkuliahan buk Nelda udah datang neh. sampai disini aja dulu ceritanya ya... mudah-mudahan dalam waktu dekat ini saya bisa kembali ke blog ini. hehehe