Alhamdulillah ya Allah....
Sangat-sangat bersyukur untuk semester ini...alhamdulillah IP semester ini naik,, walau tidak setinggi IP semester 1 tapi alhamdulillah semester ini saya tidak menemukan angka C pada portal nilai.. :)
Bahagia banget rasanya bidsa melalui semester ini dengan baik.. :)
Mudah-mudahan semester depan bisa lebih baik lagi.. amin.
Terima kasih ya Allah..
Terima kasih buat kedua orang tua ku untuk doa yang tak putus untuk ku..
Terioma kasih buat abang-abangku untuk dorongan semangat yang tiada kira..
dan terima kasih buat teman-teman yang sama-sama berjuang.
*hahaha...kyak udah wisuda aja yak. ngucapin makasih buat semua..
Tapi gpp... karena tidak ada salahnya mengucapkan terima ksih buat orang-orang yang sudah membantu ..
SEMANGAT UNTUK SEMESTER DEPAN!!!
SEMANGAT!! SEMANGAT!! :D
Tampilkan postingan dengan label curahan hati. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label curahan hati. Tampilkan semua postingan
Minggu, 03 Juli 2011
Selasa, 28 Juni 2011
MASALAH - DON'T GIVE UP
Akhir-akhir ini sudah jarang menulis di blog, merasa bersalah sih sebenarnya... Tapi memang keadaan yang belum memungkinkan. Maaf banget..
Ujian di kampus sudah dua minggu ini dilewati. Rasanya sedikit lebih plong. Tapi tetap saja ada yang menyesak. Masalah silih datang berganti, belum selesai yang satu, lha yang satu lagi datang. Semua datang bertubi-tubi.
Dan akhir nya memaksaku untuk kembali merasakan sakit yang selalu ku hindari. Sesak yang mengganggu di hati dan kepala yang serasa mau pecah.
Tidak ada tempat untuk bercerita. Bahkan bercerita pada laptop sendiri pun rasanya aku tidak sanggup, karena yang bisa membuatku lega saat ini adalah bercerita pada seseorang. Yang dapat mendengarkanku dan memberi masukan.
Tapi aku tidak menemukan orang tersebut. dan akhirnya aku meilih untuk memendamnya sendiri. Tapi ternyata keputusan ku salah. Aku malah merasa lelah sendiri. Terpuruk dalam dan mencoba bangkit berjuang sendiri.
Dan Alhamdulillah ternyata masih banyak yang sayang padaku. Mereka bersedia mengulurkan tangannya untuk membantuku berdiri.
Mama, terima kasih karena selama ini selalu menjadi penyemangatku. Selalu bersedia mendengarkan keluh kesah anakmu ini. Selalu ada di saat-saat yang paling aku butuhkan. Selalu bisa membangkitkan semangat yang kadang mulai redup. Selalu menjadi motivasi terbesarku. Dan selalu memberikan doa untukku. Terima kasih banyak mama... Love U so much... ^^
Papa, yang walaupun jarang mengatakan padaku bahwa betapa sayangnya ia padaku, tapi aku tau sayangnya padaku berlimpah ruah. Doa nya padaku tak pernah putus. Dan beliau adalah motivasi terbesarku untuk maju, sama seperti mama. Terima kasih papa.. Love U so much.. ^^
Abang-abangku, yang selalu memberikan dukungan dan semangatnya padaku. Don't Give up. Yuo can do it. Right brother, I can do it. Thank you so much. Luv u.. ^^
Nia, terima kasih untuk semua semangat yang kamu berikan buat aku.. sahabat yang aku rasa bisa mengerti aku saat ini. Maaf aku sering membuatmu terpaksa mendengarkan cerita-cerita ku yang mungkin kamu sendiri punya masalah lain. Tapi kamu tetap bersedia mendengarkan keluhanku. Terima kasih banyak... ^^
Kak Ayu, orang yang akhir-akhir ini melihatku muram dan mulai mengulurkan tangan untuk mengembalikan senyumku itu. Terima Kasih kakak, untuk semua nasehatmu dan masukanmu. ^^
Bang Edo, terima kasih telah menyadarkanku dengan berkata "hidup itu tidak lepas dari masalah dek.. selama kita hidup kita akan tetap menghadapi berbagai masalah. Tapi tidak ada masalah yang tidak dapat kita selesaikan. Berbagilah...". Terima kasih banyak bang... ^^
Koko, yang walau pun saat ini sedang sibuk dan mungkin tidak tau maslah apa yang aku hadapi, tapi mengingat kata-kata nya yang "We should not stoping living because our heart is torn apart. Langit juga, mau badai gimana pun, besoknya pasti terang lagi". Kata-kata itu sangat mengingatkanku, bahwa masalah itu tidak akan menghentikan kita untuk hiduup lebih baik. terima kasih ko... ^^
Dan Terima kasih banyak kepada orang-orang yangs selama ini membantu untuk menguatkan saya. Terima kasih juga kepada orang-orang selama ini mengenalkan saya pada semangat jangan menyerah, dan semangat menghadapi masalah. Terima kasih tak terkira kepada Allah yang memberikan saya ujian berupa masalah-masalah yang saya jadikan cobaan untuk tetap bertahan dan menjadi KUAT. Thank you Allah.. ^^
Hidup memang tidak pernah berhenti tanpa adanya masalah, tinggal bagaimana cara kita menghadapinya dan menjadikan nya sebagai proses pendewasaan diri. karena dari mendapatkan masalah lah kita belajar arti dari kehidupan.
semoga kedepannya saya bisa menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Dan mampu menyikapi diri dalam menghadapi maslah. amin... ^_^
Ujian di kampus sudah dua minggu ini dilewati. Rasanya sedikit lebih plong. Tapi tetap saja ada yang menyesak. Masalah silih datang berganti, belum selesai yang satu, lha yang satu lagi datang. Semua datang bertubi-tubi.
Dan akhir nya memaksaku untuk kembali merasakan sakit yang selalu ku hindari. Sesak yang mengganggu di hati dan kepala yang serasa mau pecah.
Tidak ada tempat untuk bercerita. Bahkan bercerita pada laptop sendiri pun rasanya aku tidak sanggup, karena yang bisa membuatku lega saat ini adalah bercerita pada seseorang. Yang dapat mendengarkanku dan memberi masukan.
Tapi aku tidak menemukan orang tersebut. dan akhirnya aku meilih untuk memendamnya sendiri. Tapi ternyata keputusan ku salah. Aku malah merasa lelah sendiri. Terpuruk dalam dan mencoba bangkit berjuang sendiri.
Dan Alhamdulillah ternyata masih banyak yang sayang padaku. Mereka bersedia mengulurkan tangannya untuk membantuku berdiri.
Mama, terima kasih karena selama ini selalu menjadi penyemangatku. Selalu bersedia mendengarkan keluh kesah anakmu ini. Selalu ada di saat-saat yang paling aku butuhkan. Selalu bisa membangkitkan semangat yang kadang mulai redup. Selalu menjadi motivasi terbesarku. Dan selalu memberikan doa untukku. Terima kasih banyak mama... Love U so much... ^^
Papa, yang walaupun jarang mengatakan padaku bahwa betapa sayangnya ia padaku, tapi aku tau sayangnya padaku berlimpah ruah. Doa nya padaku tak pernah putus. Dan beliau adalah motivasi terbesarku untuk maju, sama seperti mama. Terima kasih papa.. Love U so much.. ^^
Abang-abangku, yang selalu memberikan dukungan dan semangatnya padaku. Don't Give up. Yuo can do it. Right brother, I can do it. Thank you so much. Luv u.. ^^
Nia, terima kasih untuk semua semangat yang kamu berikan buat aku.. sahabat yang aku rasa bisa mengerti aku saat ini. Maaf aku sering membuatmu terpaksa mendengarkan cerita-cerita ku yang mungkin kamu sendiri punya masalah lain. Tapi kamu tetap bersedia mendengarkan keluhanku. Terima kasih banyak... ^^
Kak Ayu, orang yang akhir-akhir ini melihatku muram dan mulai mengulurkan tangan untuk mengembalikan senyumku itu. Terima Kasih kakak, untuk semua nasehatmu dan masukanmu. ^^
Bang Edo, terima kasih telah menyadarkanku dengan berkata "hidup itu tidak lepas dari masalah dek.. selama kita hidup kita akan tetap menghadapi berbagai masalah. Tapi tidak ada masalah yang tidak dapat kita selesaikan. Berbagilah...". Terima kasih banyak bang... ^^
Koko, yang walau pun saat ini sedang sibuk dan mungkin tidak tau maslah apa yang aku hadapi, tapi mengingat kata-kata nya yang "We should not stoping living because our heart is torn apart. Langit juga, mau badai gimana pun, besoknya pasti terang lagi". Kata-kata itu sangat mengingatkanku, bahwa masalah itu tidak akan menghentikan kita untuk hiduup lebih baik. terima kasih ko... ^^
Dan Terima kasih banyak kepada orang-orang yangs selama ini membantu untuk menguatkan saya. Terima kasih juga kepada orang-orang selama ini mengenalkan saya pada semangat jangan menyerah, dan semangat menghadapi masalah. Terima kasih tak terkira kepada Allah yang memberikan saya ujian berupa masalah-masalah yang saya jadikan cobaan untuk tetap bertahan dan menjadi KUAT. Thank you Allah.. ^^
Hidup memang tidak pernah berhenti tanpa adanya masalah, tinggal bagaimana cara kita menghadapinya dan menjadikan nya sebagai proses pendewasaan diri. karena dari mendapatkan masalah lah kita belajar arti dari kehidupan.
semoga kedepannya saya bisa menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Dan mampu menyikapi diri dalam menghadapi maslah. amin... ^_^
Minggu, 01 Mei 2011
pasti berlalu
Ternyata aku benar-benar tidak bisa menyentuh hatinya.
Kecewa. Memang aku kecewa. Dengan penantian dan rasa yang terus tersimpan dalam hati tanpa pernah mengatakannya, ternyata semua memang menyesakkan. Dan pada akhirnya semua yang tersimpan itu hancur berantakan.
Ruang dihati ini telah berantakan. Lebur dengan perasaaan kecewa. Yah, aku tau mungkin memang aku yang terlalu berlebihan menghadapinya. Tapi tetap tidak bisa aku pungkiri, perasaan ini sakit.
Memang aku tidak pernah mengatakan padanya berapa besar harap ku bisa dengannya. Tadinya aku berpikir ia mungkin telah mengetahui perasaanku. Dan memang mungkin aku yang bertepuk sebelah tangan.
Ya sudahlah, toh semua sudah terjadi. Aku tidak bisa merubah kenyataan dan mungkin memang ini yang terbaik. Aku juga pernah melakukan kesalahan mungkin inilah efeknya. Terima saja.
Mungkin untuk saat ini memang sulit mengetahui kenyataan ini dan sulit untuk menerimanya. Tapi aku yakin aku bisa bertahan dan membuka lembar baru di hati ini.
Ya, aku yakin pasti bisa. Toh saat luka yang lama itu aku bisa mengobatinya sendiri, walaupun butuh waktru yang lama. Tapi aku bisa melewatinya dan sekarang pun pasti bisa. Sulit memang tapi semua pasti berlalu.
Kecewa. Memang aku kecewa. Dengan penantian dan rasa yang terus tersimpan dalam hati tanpa pernah mengatakannya, ternyata semua memang menyesakkan. Dan pada akhirnya semua yang tersimpan itu hancur berantakan.
Ruang dihati ini telah berantakan. Lebur dengan perasaaan kecewa. Yah, aku tau mungkin memang aku yang terlalu berlebihan menghadapinya. Tapi tetap tidak bisa aku pungkiri, perasaan ini sakit.
Memang aku tidak pernah mengatakan padanya berapa besar harap ku bisa dengannya. Tadinya aku berpikir ia mungkin telah mengetahui perasaanku. Dan memang mungkin aku yang bertepuk sebelah tangan.
Ya sudahlah, toh semua sudah terjadi. Aku tidak bisa merubah kenyataan dan mungkin memang ini yang terbaik. Aku juga pernah melakukan kesalahan mungkin inilah efeknya. Terima saja.
Mungkin untuk saat ini memang sulit mengetahui kenyataan ini dan sulit untuk menerimanya. Tapi aku yakin aku bisa bertahan dan membuka lembar baru di hati ini.
Ya, aku yakin pasti bisa. Toh saat luka yang lama itu aku bisa mengobatinya sendiri, walaupun butuh waktru yang lama. Tapi aku bisa melewatinya dan sekarang pun pasti bisa. Sulit memang tapi semua pasti berlalu.
Jumat, 18 Februari 2011
keraguan ini
Rabu, 15 desember 2010
Sudah beberapa minggu belakangan ini selalu ada yang mengganggu pikiranku.
Aku mulai merasa tidak nyaman dengan kehadirannya.
Kini aku merasa jenuh,
jenuh dengan segala usahaku membuka hati untuknya
Sangat jenuh dengan semua ini.
Bingung harus bersikap bagaimana,
Dan bingung harus mengambil tindakan apa..
Aku mulai merasa tidak nyaman dengan keadaan seperti ini…
Sebenarnya aku tidak ingin menyesali keputusan yang dulu pernah aku ambil.
tapi akhirnya penyesaklan itu memang selalu datang belakangan.
Bodoh!
itu yang aku rasakan saat ini.
Selalu tidak berpikir matang.
mengambil keputusan bukan berdasarkan keinginan hati yang paling dalam.
Kini semua terasa menyebalkan.
Dari awal memang aku yang salah.
Mencoba tanpa berpikir mungkin akan menghadapi resiko apa.
Kini semua tlah terjadi dan kini harus menghadapi perasaan ini.
Aku mulai jenuh.
rasa ini mulai terasa menyakitkan bagiku
Aku merasa selama ini semuanya adalah semu belaka.
Semua kepura-puraan ku.
Atau mungkin sebagai ucapan dan rasa terima kasih karena dia terlalu baik pada ku.
Lalu sekarang, AKU HARUS BAGAIMANA??
Banyak resiko yang harus aku pikirkan sebelum mengambil keputusan lagi.
banyak perasaan yang harus aku libatkan.
Sejujurnya kalau dulu aku tidak perlu memikirkan bagaimana hubungan ku dengan teman-teman yang lain seandainya aku menolak dia, mungkin aku tidak merasa sebingung sekarang ini. Tidak harus memikirkan bagaimana reaksi mereka nanti kalau kejadian dan perasaan seperti sekarang ini ada.
Kini, tiap malam, tidak hanya malam, saat aku termenung pun, slalu terpikir kata “seandainya” itu..
Dan akhir nya aku slalu berpikir kenapa tidak sabar menunggu saja.
Menunggu orang yang sudah jelas aku nanti,. Tapi, entahlah….
Sudah beberapa minggu belakangan ini selalu ada yang mengganggu pikiranku.
Aku mulai merasa tidak nyaman dengan kehadirannya.
Kini aku merasa jenuh,
jenuh dengan segala usahaku membuka hati untuknya
Sangat jenuh dengan semua ini.
Bingung harus bersikap bagaimana,
Dan bingung harus mengambil tindakan apa..
Aku mulai merasa tidak nyaman dengan keadaan seperti ini…
Sebenarnya aku tidak ingin menyesali keputusan yang dulu pernah aku ambil.
tapi akhirnya penyesaklan itu memang selalu datang belakangan.
Bodoh!
itu yang aku rasakan saat ini.
Selalu tidak berpikir matang.
mengambil keputusan bukan berdasarkan keinginan hati yang paling dalam.
Kini semua terasa menyebalkan.
Dari awal memang aku yang salah.
Mencoba tanpa berpikir mungkin akan menghadapi resiko apa.
Kini semua tlah terjadi dan kini harus menghadapi perasaan ini.
Aku mulai jenuh.
rasa ini mulai terasa menyakitkan bagiku
Aku merasa selama ini semuanya adalah semu belaka.
Semua kepura-puraan ku.
Atau mungkin sebagai ucapan dan rasa terima kasih karena dia terlalu baik pada ku.
Lalu sekarang, AKU HARUS BAGAIMANA??
Banyak resiko yang harus aku pikirkan sebelum mengambil keputusan lagi.
banyak perasaan yang harus aku libatkan.
Sejujurnya kalau dulu aku tidak perlu memikirkan bagaimana hubungan ku dengan teman-teman yang lain seandainya aku menolak dia, mungkin aku tidak merasa sebingung sekarang ini. Tidak harus memikirkan bagaimana reaksi mereka nanti kalau kejadian dan perasaan seperti sekarang ini ada.
Kini, tiap malam, tidak hanya malam, saat aku termenung pun, slalu terpikir kata “seandainya” itu..
Dan akhir nya aku slalu berpikir kenapa tidak sabar menunggu saja.
Menunggu orang yang sudah jelas aku nanti,. Tapi, entahlah….
Langganan:
Postingan (Atom)